Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu, dia menekankan pentingnya pembangunan infrastuktur yang diimbangi program-program pemberdayaan ekonomi untuk mobilitas vertikal sosial ekonomi bisa mencegah ketimpangan dan kemiskinan semakin parah.
Menurut dia, infrastruktur yang terbangun dengan baik mempermudah pemilik modal memperluas kapitalisasi mereka.
“Namun masyarakat miskin akan semakin miskin karena mereka tidak punya kemampuan dan daya untuk merebut kue perekonomian, walaupun kondisi infrastruktur semakin bagus,” kata Setidjawarno.
Dia lebih mengkhawatirkan semakin mudah masyarakat menengah bawah melepas kepemilikan aset karena iming-iming dan ekspansi bisnis kapitalis.
“Esensinya adalah bagaimana memberdayakan masyarakat untuk memiliki kemampuan berekonomi yang baik agar mereka mampu memanfaatkan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi,” kata Setidjawarno.
Dia menambahkan pemberdayaan ekonomi rakyat juga perlu dilakukan pada kawasan sekitar pembangunan bandara dan pelabuhan yang baru dibangun di luar Jawa.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Sumber : AntaraNews.com
